Under: Gen Z Perlu Pahami LUBER JURDIL dan Konsep Penyelenggaraan Pemilu
|
Limboto, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Gorontalo - Anggota Bawaslu Kabupaten Gorontalo Under S. Lawani menekankan pentingnya generasi Z memahami prinsip dasar penyelenggaraan Pemilu, khususnya asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (LUBER JURDIL), sebagai bekal sebelum menggunakan hak pilih. Generasi Z yang dimaksud dalam kegiatan ini merupakan pelajar kelahiran 2009–2011 (red).
Under menjelaskan terdapat dua agenda utama yang menjadi bagian dari pengawasan Bawaslu, yakni Pemilu dan Pemilihan kepala daerah. Dalam pelaksanaannya, KPU bertindak sebagai penyelenggara teknis, sementara Bawaslu menjalankan fungsi pengawasan.
“Pemilu dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Asas-asas ini menjadi prinsip penting yang harus dipahami dalam pelaksanaan Pemilu.” ujarnya saat memberikan sosialisasi pada Apel Pengawasan Partisipatif di SMKN 2 Limboto, Rabu (30/9/2026).
Menurut Under, pemahaman terhadap asas LUBER JURDIL penting agar pelajar tidak hanya mengetahui cara menggunakan hak suara, tetapi juga memahami prinsip yang harus dijaga dalam proses demokrasi.
Ia juga menjelaskan konsep Pemilu dan Pemilihan sebagai dua agenda demokrasi yang menjadi bagian dari pengawasan Bawaslu. Pemahaman tersebut diperlukan agar pelajar dapat mengenali proses demokrasi yang akan mereka ikuti ketika telah memenuhi syarat sebagai pemilih.
Under mendorong pelajar mulai memahami hak dan tanggung jawab sebagai calon pemilih. Pengetahuan mengenai LUBER JURDIL diharapkan menjadi bekal bagi mereka untuk menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab pada Pemilu 2029.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas ini menegaskan Pemilu bukan sekadar momentum memberikan suara, tetapi merupakan proses demokrasi yang harus berlangsung berdasarkan asas dan ketentuan yang berlaku.
Melalui Apel Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Kabupaten Gorontalo memberikan pendidikan kepemiluan kepada siswa kelas 10 dan 11 sebagai bagian dari persiapan mereka menjadi pemilih pada Pemilu 2029.
Penulis: Fawayt Fiadh Al Harbei
Editor: Nugraha Adi Permana
Fotografer: Adi