Rentan Kena Hoaks, Alex Kaaba Minta Pelajar Bijak Hadapi Informasi Kepemiluan di Ruang Digital
|
Limboto, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Gorontalo - Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo Alexander Kaaba meminta pelajar untuk bijak menerima dan menyebarkan informasi kepemiluan di ruang digital. Menurutnya, kemampuan menyaring informasi menjadi penting bagi pelajar yang akan menjadi bagian dari pemilih yang cerdas pada Pemilu 2029.
Alex menjelaskan, pemilih pemula termasuk kelompok yang rentan terpapar hoaks, sehingga perlu mendapatkan perhatian karena kesadaran politik mengenai pentingnya suara mereka masih perlu diperkuat. Kondisi tersebut dapat membuka ruang bagi pihak tertentu untuk memengaruhi pilihan, termasuk melalui bujuk rayu maupun iming-iming tertentu.
“Saring, pelajari, dan cari tahu terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut, jangan langsung meneruskan ke grup WA kalian” pesan Alex kepada pelajar kelas 10 dan 11 pada Apel Pengawasan Partisipatif di SMKN 2 Limboto, Rabu (30/9/2026).
Lebih lanjut, kata Alex, perkembangan media sosial membuat pelajar semakin mudah memperoleh berbagai informasi. Karena itu, informasi yang diterima perlu dipelajari dan dipastikan kebenarannya sebelum diteruskan kepada orang lain.
Ia juga mengingatkan bahwa kerentanan pelajar tidak hanya berkaitan dengan informasi di ruang digital, tetapi juga dapat muncul melalui berbagai bentuk bujuk rayu yang berpotensi memengaruhi pilihan.
Salah satu contoh yang disampaikan adalah iming-iming seperti top-up permainan daring yang dapat dikategorikan sebagai praktik politik uang.
Selain itu, Alex mengingatkan siswa yang belum memiliki KTP agar segera melakukan perekaman dan melaporkannya kepada pemerintah desa atau kelurahan setempat.
"Pastikan nanti adik-adik sudah punya KTP, agar hak pilih dapat terakomodasi ketika Pemilu 2029 berlangsung," pesannya.
Penulis: Fawayt Fiadh Al Harbei
Editor: Nugraha Adi Permana
Fotografer: Adi