Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Gorontalo Perkuat Tertib Administrasi melalui Bimtek SRIKANDI dan Kearsipan

n

Pimpinan Bawaslu Kabupaten Gorontalo menyampaikan arahan dalam Bimtek Penguatan Kapasitas SDM dalam penggunaan aplikasi Srikandi dan Kearsipan di Aula Sidang Bawaslu Kabupaten Gorontalo, Senin (3/8/2026).

Limboto, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Gorontalo - Bawaslu Kabupaten Gorontalo melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam penggunaan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) dan pengelolaan kearsipan sebagai upaya memperkuat tertib administrasi di lingkungan Bawaslu Kabupaten Gorontalo. 

Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo Alexander Kaaba menegaskan bahwa tertib administrasi dan pengelolaan arsip merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan yang profesional, akuntabel, dan terdokumentasi dengan baik.

"Hasil bimbingan teknis ini diharapkan dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga pengelolaan persuratan dan kearsipan di lingkungan Bawaslu Kabupaten Gorontalo semakin rapi dan tertib," ujar Alex di Aula Sidang Bawaslu Kabupaten Gorontalo, Senin (3/8/2026).

Sementara itu, saat membuka kegiatan, Anggota Bawaslu Kabupaten Gorontalo Under S. Lawani mengatakan bahwa penguatan kapasitas SDM dalam penggunaan aplikasi SRIKANDI berkaitan erat dengan tata kelola administrasi di lingkungan Bawaslu. 

Oleh karena itu, kata Under, seluruh jajaran diharapkan memahami aspek teknis penggunaan aplikasi tersebut agar dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

"Meskipun tata kelola persuratan telah berbasis aplikasi, arsip manual tetap perlu disiapkan sebagai dokumen pendukung atau backup sehingga pengelolaan arsip dapat berjalan tertib dan akuntabel," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Bawaslu Kabupaten Gorontalo Zulfikar Uba menegaskan bahwa pengelolaan surat-menyurat dan kearsipan merupakan bagian penting dalam mendukung tertib administrasi kelembagaan. Menurutnya, seluruh peserta perlu memahami mekanisme persuratan melalui aplikasi SRIKANDI maupun pengarsipan manual agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lebih efektif.

"Kami berharap seluruh peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai tata kelola persuratan dan kearsipan sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas secara lebih efektif," imbuh dia.

u

Penulis/Editor: Nugraha Adi Permana
Foto: Verawaty Abubakar

Tag
Berita