Bawaslu Kabupaten Gorontalo Ikuti Sosialisasi Program Bawaslu Membelajarkan Volume 2
|
Limboto, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Gorontalo - Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo Alexander Kaaba, Anggota Bawaslu Kabupaten Gorontalo Under S. Lawani dan Zulfikar Uba, didampingi Kepala Sekretariat Rahmawaty M. Sulaiman serta jajaran sekretariat mengikuti Sosialisasi Program Bawaslu Membelajarkan Volume 2 yang diselenggarakan Bawaslu Republik Indonesia secara daring, Senin (3/8/2026).
Program Bawaslu Membelajarkan Volume 2 mengusung tema “Ekosistem Kolaborasi untuk Pengawasan Pemilu 2029” sebagai upaya membangun budaya belajar di lingkungan Bawaslu melalui kolaborasi, berbagi pengetahuan, dan pengembangan praktik baik pengawasan pemilu.
Anggota Bawaslu RI Herwyn J. Malonda menjelaskan bahwa penyelenggaraan Bawaslu Membelajarkan tahun 2026 memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya hanya melibatkan jajaran hingga tingkat provinsi, tahun ini seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota turut dilibatkan dalam proses seleksi dan kompetisi.
"Pelaksanaan tahun ini berbeda dengan tahun kemarin. Jika sebelumnya hanya melibatkan sampai tingkat provinsi, maka tahun ini melibatkan sampai tingkat kabupaten/kota. Karena ini bersifat kompetitif, saya berharap persaingan dilakukan secara sportif dengan materi yang menarik dan tidak monoton," tegas Herwyn.
Herwyn juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan yang diiringi dengan publikasi program dan kegiatan Bawaslu kepada masyarakat. Menurutnya, penyebarluasan informasi yang baik menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman publik terhadap tugas dan fungsi pengawasan pemilu.
"Komitmen kita adalah penguatan kelembagaan, serta publikasi kegiatan dan program agar publik semakin tercerahkan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo Alexander Kaaba menyampaikan bahwa Program Bawaslu Membelajarkan menjadi wadah strategis untuk meningkatkan kapasitas sekaligus mendorong lahirnya inovasi di lingkungan Bawaslu.
"Program Bawaslu Membelajarkan menjadi ruang bagi kita untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman, dan inovasi. Sehingga dapat menjadikan kompetisi ini sebagai momentum memperkuat budaya belajar dan kolaborasi dalam menghadapi Pengawasan Pemilu 2029," imbuh dia.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai tahapan pelaksanaan Bawaslu Membelajarkan Volume 2, mulai dari seleksi awal melalui penyusunan materi ajar dan video pembelajaran, Knowledge Showcase, hingga National Excellence Stage.
Selain itu, dipaparkan pula ketentuan penyusunan materi, standar produksi video, strategi publikasi dan diseminasi, serta mekanisme penilaian sebagai bagian dari penguatan budaya belajar di lingkungan Bawaslu.
Penulis/Editor: Nugraha Adi Permana
Foto: Verawaty Abubakar