Lompat ke isi utama

Berita

Sasar Pemilih Pemula, Bawaslu Kabupaten Gorontalo Jajaki Kolaborasi dengan Kesbangpol

h

Bawaslu Kabupaten Gorontalo saat Konsolidasi Demokrasi bersama Kesbangpol Kabupaten Gorontalo di Limboto, Kamis (29/10/2026).

Limboto, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Gorontalo - Bawaslu Kabupaten Gorontalo mendorong kolaborasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gorontalo untuk memperluas jangkauan pendidikan politik, khususnya bagi pemilih pemula dan masyarakat yang belum memahami kepemiluan. 

"Pemahaman demokrasi dan kepemiluan di tingkat kecamatan hingga desa masih perlu diperkuat, terutama bagi masyarakat yang belum banyak mendapatkan informasi mengenai kepemiluan," ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo Alexander Kaaba saat Konsolidasi Demokrasi bersama Kesbangpol Kabupaten Gorontalo di Limboto, Kamis (29/10/2026).

Alex turut menyoroti Kehadiran masyarakat dalam sosialisasi yang sering kali didominasi oleh orang-orang yang sebelumnya telah mengikuti kegiatan serupa. 

"Diperlukan pendekatan yang lebih luas agar pendidikan politik dapat menjangkau masyarakat awam dan kelompok yang belum memahami kepemiluan," pungkasnya.

Dia menyampaikan harapan agar Bawaslu dan Kesbangpol dapat membangun kerja sama dalam pelaksanaan sosialisasi dan pendidikan politik bagi masyarakat. 

Sementara itu, Edi Winarto dari Kesbangpol menyarankan agar pendidikan politik dikemas dengan metode yang lebih menarik dan sesuai dengan karakter generasi muda, khususnya pemilih pemula dari kalangan Generasi Z.

Salah satu pendekatan yang dapat dikembangkan ialah kegiatan pendidikan politik di ruang terbuka melalui konsep seperti Kemah Demokrasi. Kegiatan tersebut dapat dirancang dengan seleksi peserta, diskusi interaktif, serta simulasi penyelenggaraan pemilu agar peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik.

"Pendekatan tersebut diharapkan dapat menggali hal-hal yang belum dipahami peserta sekaligus meningkatkan partisipasi generasi muda dalam kehidupan demokrasi," ucap edi.

Lebih dari itu, pertemuan membahas refleksi kondisi politik di Kabupaten Gorontalo selama tahapan Pemilu dan Pilkada 2024, termasuk hal-hal yang berkaitan dengan pemerintah daerah dan pelaksanaan arahan Kementerian Dalam Negeri. Bawaslu Kabupaten Gorontalo juga menyampaikan informasi mengenai rencana tahapan Pemilu 2029 yang diperkirakan dimulai pada bulan Juni 2027.

Pendidikan politik yang melibatkan peserta secara aktif juga dapat menjadi sarana untuk menanamkan sikap menghormati perbedaan dan menjaga suasana politik yang kondusif. Bagi Bawaslu Kabupaten Gorontalo, kolaborasi dengan Kesbangpol menjadi peluang untuk memperluas jangkauan pendidikan politik dan pengawasan partisipatif. 

Sebelumnya, jajaran Bawaslu Kabupaten Gorontalo diterima langsung oleh Kepala Bakesbangpol Kabupaten Gorontalo Safwan Tahir Bano, yang baru menjabat sejak September 2026. Alex menyampaikan maksud dan tujuan konsolidasi sekaligus memperkenalkan jajaran Bawaslu Kabupaten Gorontalo.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Anggota Bawaslu Kabupaten Gorontalo Under S. Lawani dan Zulfikar A. Uba, didampingi Kepala Sekretariat Rahmawaty M. Sulaiman, Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu dan Humas, Kepala Subbagian Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa dan Hukum, serta staf sekretariat.

bb
vv

Penulis/Editor: Nugraha Adi Permana
Foto: Adi

Tag
Berita