Lompat ke isi utama

Berita

Jelang Pemilihan Tahun 2024, Kehumasan Bawaslu Diminta Perkuat Kolaborasi dengan Pemangku Kepentingan

Jelang Pemilihan Tahun 2024, Kehumasan Bawaslu Diminta Perkuat Kolaborasi dengan Pemangku Kepentingan
Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Gorontalo – Kepala Sub Bagian Pengawasan Pemilu dan Humas Bawaslu Kabupaten Gorontalo Muhammad Yusran Bahri dan Staf Pelaksana Teknis Nugraha Adi Permana hadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Konsolidasi Pengelolaan Kehumasan Bawaslu Dalam Rangka Pemilihan Serentak 2024 yang diselenggarakan Bawaslu Republik Indonesia pada tanggal 15 s.d. 17 Maret 2024. \n \nBertempat di Grand Mercure Jakarta, kegiatan dibuka langsung oleh Deputi Bidang Administrasi Bawaslu RI, Ferdinand Eskol Tiar Sirait dalam sambutannya menyampaikan hal-hal yang harus diperhatikan oleh pengelola Kehumasan Bawaslu. \n \n“Pertama, sebagaimana arahan dari Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty menekankan bahwa Humas harus menjadi corong awal pelaksanaan pencegahan, publikasi kita untuk menunjukan ke publik terhadap kerja-kerja yang telah kita lakukan dalam pengawasan,” Ungkapnya. \n \nIa juga meminta pengelola kehumasan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota untuk dapat memperhatikan Kembali konten yang kita buat agar muatan kontennya bersifat kritis terhadap data-data yang dibutuhkan publik. \n \n“Saya mengingatkan kembali bahwa kerja Kehumasan dalam sebuah Lembaga tidak hanya tanggung jawab oleh 1 (satu) atau 2 (dua) orang staf saja tetapi semua pegawai yang ada di dalamnya, sehingga kerja kehumasan itu harus kolektif kolegial (Bersama-sama) tidak kerja sendiri,” Tegasnya. \n \nSebelumnya Kepala Biro Hukum dan Humas Bawaslu RI, Agung Bagus Gede Bayu Indra Atmaja dalam laporan kegiatannya menjelaskan bahwa Rakornas ini diadakan untuk menguatkan literasi media bagi divisi humas Bawaslu seluruh tingkatan. Selain itu, juga sebagai bahan untuk evaluasi kinerja dan progam kehumasan dalam menyongsong Pemilihan Serentak Tahun 2024. \n \n“Membekali personel kehumasan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota dengan pemahaman untuk mengevaluasi secara kritis mengenai strategi dan program penyebaran informasi yang dijalankan selama penyelenggaraan Pemilu, kemudian mengembangkan literasi media personel kehumasan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota melalui pemahaman mengenai strategi literasi dan pengembangan pelatihan,” Imbuh Agung. \n \nIa juga mengatakan, Rakornas ini mendorong divisi humas Bawaslu di seluruh Indonesia untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi. \n \n“Memberikan panduan praktis dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk pekerjaan humas selama tahapan Pemilu dan Pemilihan, Menjelajahi alat dan platform inovatif untuk komunikasi yang efisien.” Katanya. \n \nTerakhir Agung mendorong agar divisi humas Bawaslu memperkuat kolaborasi dengan pemangku kepentingan. Selain itu, memfasilitasi dialog dan kolaborasi antara tim humas Bawaslu dengan para pemangku kepentingan. \n \n“Menumbuhkan pemahaman bersama tentang peran, tanggung jawab, dan tujuan (kehumasan),” tutupnya. \n \nSekadar Informasi, Rakornas ini dihadiri oleh Perwakilan dari Divisi Humas Bawaslu di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. \n \nPenulis/Editor: Nugraha Adi Permana \nFoto: Adi \n \n "