Bawaslu Kabupaten Gorontalo Perkuat Pengendalian Internal melalui Pendampingan SPIP Terintegrasi
|
Limboto, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Gorontalo - Bawaslu Kabupaten Gorontalo terus memperkuat tata kelola kelembagaan dan sistem pengendalian internal melalui keikutsertaan dalam kegiatan Pendampingan Pengisian Kertas Kerja Penilaian Mandiri Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi Bawaslu Tahun 2026 dan Bimbingan Penyusunan Dokumen Manajemen Risiko yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI secara daring, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Gorontalo Rahmawaty M. Sulaiman sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan pengelolaan risiko di lingkungan Bawaslu.
Rahmawaty menjelaskan bahwa pelaksanaan penilaian mandiri maturitas SPIP menjadi salah satu instrumen penting dalam mengukur efektivitas pengendalian internal organisasi sekaligus memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik.
Menurutnya, penerapan SPIP yang optimal dapat mendukung pencapaian tujuan organisasi melalui pengelolaan risiko yang terukur, peningkatan akuntabilitas, serta penguatan sistem pengawasan internal.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pendampingan terkait pengisian kertas kerja penilaian mandiri maturitas SPIP Terintegrasi Bawaslu Tahun 2026. Selain itu, peserta juga mendapatkan bimbingan penyusunan dokumen manajemen risiko oleh tim dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Materi yang disampaikan mencakup identifikasi risiko, analisis risiko, penyusunan langkah mitigasi, hingga penyusunan dokumen manajemen risiko yang terintegrasi dengan pelaksanaan program dan kegiatan organisasi.
Rahmawaty menilai penguatan kapasitas di bidang pengendalian internal dan manajemen risiko menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola kelembagaan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Gorontalo berharap implementasi SPIP dan manajemen risiko di lingkungan kerja dapat semakin optimal sehingga mampu mendukung peningkatan kinerja organisasi serta memperkuat akuntabilitas pelaksanaan tugas pengawasan pemilu.
Penulis/Editor: Nugraha Adi Permana