Bawaslu Kabupaten Gorontalo Hadiri Rakor dan Strategi Peningkatan SDM Pengawas Pemilu
|
Kota Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Gorontalo - Ketua (Alexander Kaaba) dan Anggota (Wahyudin M. Akili dan Under S. Lawani), Kepala Sekretariat Rahmawaty M. Sulaiman, Kasubbag administrasi Ronansi dan Staf SDM Bawaslu Kabupaten Gorontalo menghadiri Rakor dan Strategi Peningkatan SDM Pengawas Pemilu di Kantor Bawaslu Provinsi Gorontalo, Sabtu (1/3/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kesiapan pengawas dalam mengawal tahapan PSU serta memastikan profesionalisme dan netralitas dalam tugas pengawasan.
Anggota Bawaslu RI, Herwyn Malonda, hadir dan juga membuka kegiatan tersebut menekankan pentingnya kesiapan SDM pengawas Adhoc dalam pelaksanaan PSU nanti.
Menurutnya, Bawaslu harus segera mengaktifkan kembali Pengawas Kecamatan untuk mengantisipasi kendala terkait ketersediaan SDM.
“Masalah kita adalah dalam menyiapkan SDM Pengawas Adhoc. Segera lakukan pembentukan dengan mengaktifkan kembali Pengawas Kecamatan, agar meminimalisir kendala jika ada SDM Pengawas Adhoc yang sudah tidak bersedia lagi menjadi penyelenggara. Kekurangan SDM nantinya dapat diatasi dengan perekrutan baru,” kata dia.
Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, menyampaikan terimakasih atas kehadiran Anggota Bawaslu RI dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kunjungan tersebut dapat memberikan motivasi bagi jajarannya dalam meningkatkan inovasi dalam menjalankan tugas pengawasan.
“Semoga kehadiran Anggota Bawaslu RI di tengah-tengah Bawaslu Provinsi Gorontalo dan Kabupaten/Kota bisa menjadi sumber semangat agar kami bisa lebih inovatif dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai penyelenggara Pemilu, terutama dalam rangka melakukan pengawasan pelaksanaan tahapan Pemungutan Suara Ulang di Kabupaten Gorontalo Utara,” ujar Idris Usuli.
Rapat ini menjadi momen strategis bagi jajaran Bawaslu Gorontalo dalam memperkuat koordinasi dan strategi pengawasan guna menjamin keberlangsungan PSU yang berkualitas. Selain membahas kesiapan SDM, rapat juga membahas berbagai tantangan teknis yang kemungkinan akan dihadapi dalam pelaksanaan PSU tersebut.
Penulis/Editor: Nugraha Adi Permana
Foto: Bawaslu Provinsi Gorontalo