Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Gorontalo Dorong Konsolidasi Demokrasi Beri Dampak Nyata

d

Bawaslu Kabupaten Gorontalo mengikuti evaluasi pelaksanaan Konsolidasi Demokrasi hingga Triwulan III Tahun 2026 di Bawaslu Provinsi Gorontalo, Senin (21/9/2026).

Kota Gorontalo, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Gorontalo - Bawaslu Kabupaten Gorontalo mendorong agar pelaksanaan Konsolidasi Demokrasi tidak berhenti pada kegiatan dan laporan, tetapi menghasilkan tindak lanjut yang memberikan dampak nyata terhadap penguatan pengawasan dan kehidupan demokrasi di daerah.

Hal tersebut menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan Konsolidasi Demokrasi hingga Triwulan III Tahun 2026 yang diikuti Anggota Bawaslu Kabupaten Gorontalo Under S. Lawani dan Zulfikar A. Uba, didampingi Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu dan Humas Muhammad Yusran Bahri serta staf, di Bawaslu Provinsi Gorontalo, Senin (21/9/2026).

Evaluasi dilakukan untuk melihat sejauh mana program yang telah berjalan selama tiga triwulan dilaksanakan sesuai rencana. Pembahasan mencakup capaian kegiatan, koordinasi dengan pemangku kepentingan, kendala yang ditemui di lapangan, serta langkah strategis yang perlu dilakukan pada periode berikutnya.

Dalam evaluasi tersebut, Zulfikar A. Uba menekankan bahwa setiap pelaksanaan program perlu disertai tindak lanjut yang jelas agar manfaat Konsolidasi Demokrasi dapat dirasakan secara lebih nyata.

Zulfikar juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan. Konsolidasi Demokrasi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar pesan pengawasan, pencegahan, dan penguatan demokrasi dapat diterima serta ditindaklanjuti bersama.

“Koordinasi dengan stakeholder harus terus diperkuat. Kita perlu memastikan pesan-pesan pengawasan, pencegahan dan penguatan demokrasi bisa diterima serta ditindaklanjuti bersama,” katanya.

Hingga Triwulan III, Jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo menyampaikan perkembangan dan hasil pelaksanaan Konsolidasi Demokrasi di wilayah masing-masing. Penyampaian tersebut menjadi bahan untuk melihat capaian program secara menyeluruh sekaligus memetakan berbagai persoalan yang masih perlu dibenahi.

“Yang terpenting dari evaluasi ini adalah adanya tindak lanjut. Apa yang sudah baik kita pertahankan, sementara yang masih kurang harus segera diperbaiki. Dengan begitu, pelaksanaan Konsolidasi Demokrasi ke depan bisa lebih terarah dan memberikan hasil yang lebih optimal,” ujarnya

un

Penulis/Editor: Nugraha Adi Permana
Foto: Valid Suleman

Tag
Berita