Bawaslu Kabupaten Gorontalo Apresiasi Kinerja Siswa PKL, Bekali Mereka Jadi Pemilih Cerdas
|
Limboto, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Gorontalo - Bawaslu Kabupaten Gorontalo memberikan apresiasi tinggi kepada para siswa SMK Negeri 2 Limboto usai menyelesaikan program Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama tiga bulan. Tidak hanya mengasah kemampuan administrasi, para siswa ini mendapat pengalaman langka dengan terlibat langsung dalam proses pengawasan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Proses penarikan siswa PKL dilakukan secara resmi dan diwakili oleh Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu dan Humas, Muhammad Yusran Bahri. Saat dikonfirmasi Humas, Yusran menyampaikan apresiasi terhadap kinerja para siswa selama mengikuti PKL di Bawaslu Kabupaten Gorontalo.
“Kami sangat mengapresiasi siswa-siswi yang telah mengikuti PKL dengan penuh dedikasi. Kehadiran mereka turut membantu berbagai tugas administrasi serta kegiatan kelembagaan. Bawaslu Kabupaten Gorontalo sebagai lembaga publik juga terbuka untuk menerima kegiatan PKL sebagai sarana edukasi bagi pelajar, khususnya pemilih pemula,” ujarnya, Selasa (11/2/2025).
Para siswa PKL tersebut telah melaksanakan praktik di Bawaslu Kabupaten Gorontalo sejak 20 November 2024 hingga 11 Februari 2025. Selama masa PKL, mereka tidak hanya mengamati, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai aktivitas kelembagaan, seperti penyusunan laporan, kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif, serta pemantauan berbagai tahapan Pemilihan Kepala Daerah yang sedang berlangsung.
Lebih lanjut, Yusran berharap pengalaman yang diperoleh selama PKL dapat menjadi bekal berharga bagi para siswa dalam mengembangkan kompetensi mereka di dunia kerja maupun pendidikan lebih lanjut.
Sementara itu, perwakilan guru dari SMKN 2 Limboto menyampaikan rasa terima kasih kepada Bawaslu Kabupaten Gorontalo atas kesempatan yang diberikan kepada siswa-siswinya. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama PKL sangat bermanfaat dalam menambah wawasan serta meningkatkan kedisiplinan para siswa dalam dunia kerja.
"Bimbingan dan pengalaman yang diberikan sangat berharga bagi mereka. Kami juga memohon maaf apabila selama pelaksanaan PKL terdapat kesalahan yang dilakukan oleh siswa kami, baik disengaja maupun tidak," ungkapnya.
Program PKL ini merupakan bagian dari kerja sama antara Bawaslu Kabupaten Gorontalo dan SMKN 2 Limboto dalam upaya membumikan pengawasan partisipatif di kalangan pelajar. Dengan adanya program ini, diharapkan para siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja, tetapi juga memahami pentingnya peran pengawasan dalam menjaga proses demokrasi di Indonesia.
Dengan selesainya program PKL ini, para siswa kini kembali ke sekolah untuk melanjutkan kegiatan akademik mereka. Adapun nama-nama siswa PKL yang resmi ditarik dari Bawaslu Kabupaten Gorontalo:
Amelia Djalaha
Agustina Uloli
Mohammad Trisandy Salim
Rivaldi Naki
Fitriyah Ramadhani Olii
Riski Moopiyo
Mersita I. Potale
Penulis/Editor: Nugraha Adi Permana
Foto: Adi