Lompat ke isi utama

Berita

Alex Kaaba Ajak Peserta P2P Perkuat Gerakan Pengawasan Partisipatif

q

Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo Alexander Kaaba saat memberikan sambutan dalam Diskusi Tatap Muka Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Kabupaten Gorontalo Tahun 2026 di Aula Kantor Bawaslu Kabupaten Gorontalo, Selasa (19/5/2026).

Limboto, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Gorontalo - Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo Alexander Kaaba mengajak peserta Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 untuk memperkuat gerakan pengawasan partisipatif di wilayah masing-masing sebagai bagian dari upaya mengawal demokrasi menuju Pemilu 2029.

Menurutnya, Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan program berkelanjutan yang sebelumnya dikenal dengan nama Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP), sebelum kemudian bertransformasi menjadi P2P pada tahun 2025 dan 2026.

Alex juga mengapresiasi pelaksanaan P2P Tahun 2026 yang kembali dilaksanakan secara tatap muka setelah sebelumnya pada tahun 2025 seluruh kegiatan berlangsung secara daring.

“Alhamdulillah tahun ini kegiatan kembali dilaksanakan secara luring sehingga proses pembelajaran dapat lebih efektif melalui diskusi langsung dan pendalaman materi,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam Diskusi Tatap Muka Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Kabupaten Gorontalo Tahun 2026 di Aula Kantor Bawaslu Kabupaten Gorontalo, Selasa (19/5/2026).

Ia meminta seluruh peserta mengikuti kegiatan secara serius dari awal hingga akhir, baik dalam penyampaian materi modul oleh narasumber maupun sesi pendalaman materi dan diskusi studi kasus.

Dikatakan Alex, keseriusan peserta dalam mengikuti Pendidikan Pengawas Partisipatif menjadi hal penting agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan dalam pengawasan Pemilu di lingkungan masing-masing.

Alex menegaskan bahwa kegiatan P2P bertujuan meningkatkan pengawasan partisipatif agar semakin membumi hingga tingkat bawah, termasuk desa dan lingkungan masyarakat.

Selain itu, peserta diharapkan mampu mengembangkan gerakan pengawasan partisipatif di wilayah masing-masing sehingga dapat membantu tugas Bawaslu dalam pelaksanaan pengawasan Pemilu.

“Gerakan pengawasan partisipatif harus terus diperkuat agar semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menjadi bagian dari pengawasan Pemilu yang efektif,” tegasnya.

Penulis/Editor: Nugraha Adi Permana
Foto: Jefri Fernando A. Hamzah

Tag
Berita